IP Anda:
 
 
38.103.63.61
 
     
 
KASUS MUNIR
Monitoring persidangan, sampai perkembangan terkini.
[Klik di sini]
 
TRISAKTI,SEMANGGI I&II
GERAKAN MAHASISWA 98 dan PASCA 98
[Klik disini]
 
TANJUNG PRIOK
PERISTIWA TANJUNG PRIOK
12 September 1984
[Klik di sini]
 
TALANGSARI
Tragedi Talangsari
7 Februari 1989
[Klik di sini]
 
PENCULIKAN
Kasus Penculikan Aktivis
1997 - 1998
[ Klik disini ]
 
AKSI DIAM KAMISAN
"Desakan Penuntasan Kasus Pelanggaran ham masa lalu"
[ Klik disini ]



 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kegiatan
Data

hapus hukuman mati

Utama
Berita
  Untitled Document
SIARAN PERS  
06 Agt 2008
Mempertanyakan Respon KOMNAS HAM terhadap Penerapan Hukuman Mati di Indonesia

Koalisi HATI (Hapus Hukuman Mati) menyesalkan tindakan Komnas HAM yang tidak mengambil sikap tegas terhadap penerapan dan pelaksanaan hukuman mati di Indonesia yang semakin meningkat akhir-akhir ini. Sebagai insitusi yang memiliki tugas untuk mendorong pemenuhan HAM di Indonesia, Kami meminta Komnas HAM untuk bertindak aktif mendesak pemerintah agar segera menghentikan penerapan hukuman mati di negeri ini  detail
19 Jul 2008
MARAKNYA EKSEKUSI MATI : CERABUT PERADABAN KEMANUSIAAN

KontraS menyesalkan eksekusi mati terhadap Sumiarsih dan Sugeng di Surabaya serta Usep di Banten dini hari tadi, 19 Juli 2008. Eksekusi ini menyusul tindakan penghukuman mati terhadap Ahmad Suradji di Medan, 10 Juli 2008 lalu. Dalam catatan KontraS, sepanjang tahun 2008, eksekusi mati telah diberlakukan kepada 6 orang terpidana. Sementara itu, masih ada 113 orang terpidana mati lainnya yang akan segera dieksekusi karena terlibat kasus pembunuhan, terorisme dan narkoba. Beberapa diantaranya telah divonis mati sejak tahun 1990an dan hingga kini berada dalam keadaan ketidakpastian akan nasib selanjutnya.   detail
17 Jul 2008
Mendesak Presiden membatalkan eksekusi Hukuman mati bagi Sugeng dan Sumarsih

HATI (Koalisi Hapus Hukuman Mati) yang terdiri dari beberapa organisasi dan individu yang memiliki perhatian bagi penghukuman mati di Indonesia, diantaranya KONTRAS, IMPARSIAL, LBH Masyarakat, LBH Jakarta, PBHI Jakarta, HRWG dan PBHI mendesak Presiden untuk membatalkan eksekusi hukuman mati terhadap terpidana Sugeng dan Sumarsih yang sedianya akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Terpidana mati Sumiarsih dan Sugeng telah dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan Wanita Malang dan Porong Sidoarjo ke Rutan Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (15/7) malam. Keduanya merupakan terpidana mati kasus pembunuhan keluarga Letnan Kolonel Marinir Purwanto pada tahun 1988.  detail
BERITA  
13 Mar 2008
Antiklimaks Bali Nine

Sebanyak 1,1 juta pelajar Indonesia telah terjerat menjadi pengguna narkoba. Itu terjadi karena maraknya peredaran narkoba di negeri ini. Menyikapi fakta memprihatinkan itu, Jumat (7/3), Ketua Gerakan Anti Narkoba (Granat) Sumatra Utara, Hamdani, mengusulkan masalah narkoba masuk dalam mata pelajaran di sekolah. Pada saat bersamaan, gembong narkoba kelas kakap malah lepas dari hukuman mati.  detail
08 Mar 2008
Australia Suka Cita

BRISBANE -- Langkah-langkah diplomasi dan kampanye antihukuman mati yang gencar dilakukan pihak Australia, memetik hasil. Pemerintah Negeri Kanguru itu menyambut hangat keputusan Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia (RI) yang mengubah hukuman mati tiga warga negaranya menjadi hukuman penjara seumur hidup dalam kasus sindikat penyelundupan narkoba di Bali.  detail
16 Feb 2008
Grasi Satu Kali Saja

Jakarta, Kompas - Kejaksaan sejak dua bulan lalu ternyata telah membentuk tim untuk membahas usulan revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2002 tentang Grasi. Revisi UU Grasi itu diperlukan karena selama ini pelaksanaan eksekusi hukuman mati bergantung pada pengajuan grasi.  detail
DATA  

Working Paper: Praktek Hukuman Mati di Indonesia

Opinion: Indonesian Government Will Sign the United Nations Convention Protecting Persons from Enforced Disappearances

 
 

Copyright © 2007 | www.kontras.org
Jl. Borobudur No.14 Menteng | Jakarta Pusat 10320
Tlp: 021-3926983, 3928564 | Fax: 021-3926821 | Email: kontras_98@kontras.org |Webmaster: Pemelihara@kontras.org