Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
SIARAN PERS
Komnas HAM Harus Menjelaskan Tindak Lanjut Penyelidikan Kasus Talangsari Lampung



Tgl terbit: Selasa, 03 Oktober 2006

Komnas HAM Harus Menjelaskan Tindak Lanjut Penyelidikan
Kasus Talangsari Lampung

Perkumpulan Korban Talangsari Lampung bersama LBH Lampung, PMII Sukoharjo, GMNI UKI dan Kontras menyesalkan berlarut-larutnya proses penyelidikan kasus Talangsari di Komnas HAM. Kami meminta Komnas HAM untuk menjelaskan tindak lanjut penyelidikan atas kasus ini.

Penyelidikan telah dilakukan sejak tahun 2001 dan telah berulangkali berganti tim. Tim penyelidik terakhir, yang melakukan kerja berdasarkan UU No. 39 tahun 1999 tentang HAM dan diketuai oleh Enny Soeprapto. Dalam laporannya, tertanggal 30 Maret 2006 disimpulkan bahwa dalam kasus ini terdapat unsur pelanggaran HAM yang kemudian akan segera ditindaklanjuti dengan membentuk tim analisis/kajian hukum untuk memperkuat laporan penyelidikan tersebut.

Ketua Komnas HAM, Abdul Hakim Garuda Nusantara bahkan menyatakan terdapat peristiwa pelanggaran HAM luar biasa dalam kasus ini. Dalam pertemuan terakhir 19 Mei 2006, Ketua Komnas HAM juga menjanjikan akan menyelesaikan analisis hukum dari laporan penyelidikan kasus ini dalam waktu sekitar 1 bulan.

Namun hingga saat ini, tidak ada perkembangan dan kejelasan tindak lanjut terhadap kasus ini. Padahal sudah berkali-kali berlangsung pertemuan-pertemuan yang dilakukan korban dan keluarga korban dengan pihak Komnas HAM untuk mempertanyakan proses penyelidikann. Selain itu, korban dan keluarga korban juga selalu mengirimkan surat desakan maupun dorongan moril kepada Komnas HAM agar terus berani melakukan penyelidikan secara profesional di tengah berbagai halangan yang timbul.

Kami kembali mendesak keseriusan dan komitmen Komnas HAM sebagai bukti keberpihakan pada keadilan yang berlandaskan pada hak–hak korban. Kami meminta Komnas HAM untuk memberikan penjelasan hasil kajian hukum terhadap laporan penyelidikan kasus Talangsari Lampung serta  segera meningkatkan status penyelidikan kasus ini menjadi penyelidikan pro justitia sebagaimana di tentukan dalam UU No. 26 tahun 2000 tentang pengadilan HAM. Aturan internal dalam Komnas HAM tidak boleh menghambat proses penyelidikan yang tengah berlangsung.

Jakarta,  3 Oktober 2006

Perkumpulan Korban Talangsari Lampung,
LBH Lampung, PMII Sukoharjo, GMNI UKI dan
Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras)



Kasus terkait Wasior 2001;:


Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 4,692 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org