Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
SIARAN PERS
SURAT KEPADA KAPOLRI : Perlindungan hukum dan keamanan saat ibadah bagi Jemaat HKBP Pondok Timur

Tgl terbit: Rabu, 04 Agustus 2010

Ha l: Perlindungan hukum dan keamanan saat ibadah bagi Jemaat HKBP Pondok Timur

Kepada Yth
Kapolri
Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri
di-
J a k a r t a

Dengan Hormat,

Kami mendapatkan pengaduan bahwa sekelompok massa/vigilante telah melakukan penyerangan terhadap Jemaat Gereja HKBP Pondok Timur Indah, Bekasi pada hari Minggu 1 Agustus 2010 di Kampung Ciketing, Bekasi Timur. Penyerangan kelompok vigilante ini dilakukan kepada jemaat yang sedang melakukan ibadah minggu dan mengakibatkan jemaat luka-luka.

Sebelumnya, penyerangan telah dilakukan pada tanggal 11 Juli 2010, 18 Juli 2010, 25 Juli 2010, dan 01 Agustus 2010. Kelompok kekerasan ini biasanya telah berada di lokasi ibadah jauh sebelum jemaat melakukan ibadah, sekitar pukul 07.30 pagi. Dari 4 kali peristiwa penyerangan terhadap jemaat gereja, pengamanan yang dilakukan oleh pihak Polres Kota Bekasi tidak cukup memadai meski personel yang dihadirkan dipandang cukup. Di sisi lain, peristiwa penyerangan ini tidak pernah ditindaklanjuti melalui proses hukum yang berlaku. Alhasil, para kelompok penyerang ini tak henti melakukan penyerangan di hampir setiap hari minggu.

Melihat kondisi diatas, kami mengingatkan Kapolri atas janjinya untuk melindungi agama dan kelompok keyakinan minoritas dari kelompok-kelompok kekerasan, pada 14 Juli 2010 lalu. Kapolri menegaskan kepada kelompok masyarakat sipil termasuk perwakilan dari Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) untuk bertindak berdasarkan hukum dan UU. Konstitusi dan UU menegaskan bahwa negara harus melindungi setiap warga negaranya untuk bebas beragama dan berkeyakinan. Secara khusus, Perkap Kapolri No. 8 tahun 2009 tentang Pelaksanaan HAM juga menegaskan bahwa Polri harus menjalankan standar perilaku dalam penegakan hukum yang menghormati dan melindungi HAM.

Untuk melindungi hak jemaat Gereja HKBP Pondok Timur, kami mendesak Kapolri untuk memberikan perlindungan hukum dan keamanaan bagi jemaat HKBP Pondok Timur yang kembali akan beribadah di hari Minggu ini. Lebih jauh, untuk mencegah kekerasan ini terus berlanjut, kami mendesak Kapolda Jawa Barat untuk mengusut peristiwa penyerangan yang terjadi sebelumnya dan membawa semua pelaku kekerasan dalam proses hukum.

Demikian hal ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Jakarta, 4 Agustus 2010

Badan Pekerja KontraS


Indria Fernida
Wakil I Koordinator

Tembusan:

1. Polres Kota Bekasi
2. Polda Jawa Barat
3. Arsip



Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 3,450 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org