Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
KEGIATAN
Previous 1 2 3 4 5 6 7 8 9 ... 11 Next All

Pameran Suara Dari Timur: Papuaku, Papuamu?
Tgl terbit: Rabu, 11 Januari 2017
Berangkat dari kepedulian akan Papua, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak kekerasan (KontraS) bekerjasama dengan TEMPO Media Group menggali lebih dalam tentang nilai kebiasaan Papua yang bisa memberi dampak positif terhadap resolusi konflik. Dalam proses menggalinya, tim dari KontraS dan TEMPO hidup bersama masyarakat hukum adat di Papua, tepatnya di sepuluh kabupaten yakni: Jayapura, Wamena, Timika, Biak, Nabire, Boven Digoel, Fak-Fak, Sorong, Yahukimo dan Merauke.


#MunirAdalahKita dan Kisah Para Pembela HAM di Indonesia
Tgl terbit: Kamis, 15 Desember 2016
Dari sekian kota di Indonesia, kami memilih Bali, untuk menjadi kota pamungkas rangkaian #MunirAdalahKita. Alasannya? Tentu bukan hanya karena Bali terkenal atau tepat untuk bekerja sambil berlibur, melainkan karena Bali sudah, masih, dan sedang memiliki gerakan masyarakat sipil yang keren sekali yakni gerakan Bali Tolak Reklamasi. Tak bisa dihitung jari lagi jumlah elemen masyarakat yang bergabung dalam gerakan Bali Tolak Reklamasi, ini sekaligus jadi bukti, bahwa masyarakat Bali peduli akan lingkungan; bahwa masyarakat Bali tidak begitu saja tergiur aroma sedap uang investasi; bahwa masyarakat Bali menolak untuk tunduk pada tindak eksploitasi alam yang tidak mengedepankan Hak Asasi Manusia.


Merespon Praktik Pertambangan di Pulau-Pulau Kecil
Tgl terbit: Rabu, 14 Desember 2016
Diskusi yang berlangsung di Anomali Coffee, Menteng, pada 9 Desember 2016 membicarakan tentang praktik tambang yang kerap diabaikan pemerintah di pulau-pulau kecil dengan studi kasus Pulau Romang, Maluku Barat Daya.


Diskusi Publik: Bagaimana Membongkar Alur Uang Narkoba?
Tgl terbit: Minggu, 14 Agustus 2016
"Bagaimana Membongkar Alur Uang Narkoba?" bisa jadi merupakan pertanyaan banyak masyarakat Indonesia, yang mana sekaligus menjadi judul acara diskusi publik yang diselenggarakan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) di Bakoel Koffie, Cikini, pada 14 Agustus 2016 silam.


Laporan Kegiatan Gelar Perkara Pemidanaan yang Dipaksakan - Jakarta
Tgl terbit: Selasa, 26 Juli 2016
Acara dibuka dengan pemaparan singkat latar belakang diadakannya Gelar Perkara: PEMIDANAAN YANG DIPAKSAKAN di Gedung Joeang, Jakarta, Kamis 19 November 2015 dibuka oleh Ichsan Zikrie, LBH Jakarta selaku moderator dari rangkaian acara ini. Secara umum Ichsan memaparkan tentang tujuan diadakannya Gelar Perkara dan juga indicator-indikator kasus yang bisa masuk dalam kualifikasi kriminalisasi. Dalam beberapa bulan terakhir, isu kriminalisasi mencuat yang dimulai dengan kriminalisasi 2 pimpinan KPK yang bergulir seperti bola salju terbukti sampai sekarang, jumlah kasus yang merembet sudah mencapai 49 orang. Kriminalisasi tidak hanya terjadi secara sektoral dan parsial tetapi juga timbul dari masalah yang bersifat struktural.


Laporan Kegiatan Gelar Perkara Pemidanaan yang Dipaksakan - Ambon
Tgl terbit: Senin, 25 Juli 2016
Pada tanggal 29 Oktober 2016 dilakukan kegiatan gelar perkara dengan tema ?Pemidanaan yang dipaksakan?, mengambil tempat di Hotel Elizabeth Kota Ambon ? propinsi Maluku yang dihadiri oleh 55 orang peserta. Hadir juga Dosen Hukum Universitas Pattimura Onda Pattipawae, dan Mantan wakil Kemenkumham Denny Indrayana.


Laporan Kegiatan Gelar Perkara Pemidanaan yang Dipaksakan - Medan
Tgl terbit: Senin, 25 Juli 2016
Pada hari Senin, 5 September 2015, sebelum kegiatan dimulai dengan, media visit media visit ke Tribun Medan. Dalam pertemuan dipaparkan tentang tujuan dan latar belakang diadakannya Gelar Perkara, Pemidanaan Yang Dipaksakan diadakan 7 kota, salah satunya Medan. Media visit ini diterima oleh Redaktur Tribun Medan, Truli Okto dan dihadiri oleh Indah (KontraS), Herdensi (KontraS Sumatra Utara), Choky Ramadan (Tim Ahli Koalisi) dan Muhadjir Lubis (ayah) serta Hariman Lubis(adik) dari Korban Kriminalisasi di Medan Iksan Darmawan Lubis juga beberapa panitia lokal lainnya.


Laporan Kegiatan Gelar Perkara Pemidanaan yang Dipaksakan - Samarinda
Tgl terbit: Senin, 25 Juli 2016
Pada hari Senin, 5 September 2015, bertempat di Hotel Mesra, Samarinda, KontraS yang tergabung dalam Koalisi Anti Kriminalisasi bekerja sama dengan Pokja 30 Samarinda menggelar acara Gelar Perkara ?Pemidanaan yang Dipaksakan?. Acara ini merupakan acara perdana dari rangkaian Gelar Perkara lain yang akan diadakan di 7 kota berbeda, yaitu Samarinda [Kalimantan Timur], Kupang [NTT], Medan [Sumatera Utara], Surabaya [Jawa Timur], Makassar [Sulawesi Selatan], Ambon [Maluku Tengah] dan Jakarta.


Laporan Kegiatan Gelar Perkara Pemidanaan yang Dipaksakan - Makassar
Tgl terbit: Senin, 25 Juli 2016
Pada Kamis 15 Oktober 2015, didahului dengan Siaran Pers Bersama dan kemudian acara dilanjutkan dengan pemaparan singkat latar belakang diadakannya Gelar Perkara: PEMIDANAAN YANG DIPAKSAKAN di Hotel Horisson Makassar dibuka oleh Ichsan Zikrie sebagai anggota Tim Ahli dari Koalisi Anti Pemidanaan Yang Dipaksakan dengan memaparkan tentang tujuan diadakannya Gelar Perkara dan juga indicator-indikator kasus yang bisa masuk dalam kualifikasi kriminalisasi. Makassar adalah kota kelima diadakannya Gelar Perkara ini dengan mitra lokal kawan-kawan LBH Makassar. Selanjutnya Ichsan menyerahkan pada Moderator, Zulkifli Hasanuddin SH (LBH Makassar) untuk memulai acara.


Kuliah Umum HAM: Kota, Ingatan dan Sejarah Praktik Kekerasan
Tgl terbit: Jumat, 01 Juli 2016
Sabtu (28/5), KontraS menggelar Kuliah Umum HAM di Brownbag Coffeeshop, Menteng Central, Jakarta. Kuliah Umum HAM ini melibatkan beberapa narasumber dan praktisi yang mumpuni di bidang pengelolaan kota, relasi warga dan tentu saja bagaimana hak-hak asasi manusia dikelola dalam relasi publik dan arena kota. Ada Haris Azhar, Dr. Robertus Robet dan John Muhammad yang memberikan perspektif pemahaman dan ilustrasi. Acara ini merupakan lanjutan dari agenda kampanye #MasihIngat dan paket City Tour: Kenali Kotamu yang dilakukan di 3 kota yakni Jakarta, Solo dan Aceh dibulan Mei yang kebetulan juga dikenal sebagai Bulan Reformasi 1998 di Indonesia.


City Tour #MasihIngatAceh
Tgl terbit: Jumat, 01 Juli 2016
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) dan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS Aceh) pada Rabu (15/6/2016) menggelar kegiatan?city tour?#MasihIngatAceh yang berupa kegiatan napak tilas lintas generasi bersama masyarakat Aceh.?


City Tour #MasihIngatMei: Ada Apa Dengan Kota Solo? & Panggung `Mengungkap Sisa Asap di Balik Tragedi 98 Kota Solo`
Tgl terbit: Jumat, 01 Juli 2016
Kembali bertujuan merawat ingatan publik di bulan Mei yang penuh dengan pelanggaran HAM berat di berbagai wilayah Indonesia, kali ini City Tour #MasihIngatMei dilaksanakan di kota Solo, Jawa Tengah pada 26 Mei 2016. Kota yang asri dan tenang ini ternyata memiliki luka masa lalu yang belum banyak diketahui oleh publik, terutama generasi muda. Dengan demikian, city tour kali ini diikuti oleh 29 orang mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara), dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND).


Kongkow Depan Istana: #MelawanGelap
Tgl terbit: Kamis, 09 Juni 2016
Negara sedang dirundung kegelapan. Demokrasi terancam karena semakin banyak suara dibungkam, gerakan dihalang-halangi, layaknya rezim Orde Baru. Sejumlah kelompok masyarakat yang prihatin dan merasakan hal sama pada Jumat, 3 Juni 2016, bergerak untuk melawan keadaan dengan kongkow di sekeliling Istana Negara untuk #MelawanGelap. Di antara mereka yang meramaikan kegiatan, antara lain PSHK, Youth Proactive, Forum Asia, Ecosoc Rights, Solidaritas Perempuan, Walhi Nasional, KPA, Arus Pelangi, para pegiat HAM seperti John Muhammad, Nursyahbani, akademisi seperti Robertus Robet, Rocky Gerung, Gadis Arivia, rekan media, mahasiswa, dan sejumlah kelompok masyarakat sipil lainnya. Animo masyarakat cukup tinggi dimana tidak kurang jumlah peserta mencapai 100 orang dan mereka datang dari berbagai latar belakang, usia, dan profesi tapi jelas memiliki tujuan yang sama. Hashtag #MelawanGelap juga sempat merebut posisi trending topic Twitter di Indonesia.


City Tour #MasihIngatMei: Ada Apa Dengan Kota Jakarta?
Tgl terbit: Selasa, 07 Juni 2016
Ingatan adalah kekuatan. Karena ingatan, kita dapat terhibur atau terharu dibuatnya. Karena ingatan pula, kita bisa memiliki kekuatan untuk menembus waktu. Ingatan dapat melekat erat dan menghampiri kita sewaktu-waktu.


Pengaduan ke Komisi Kejaksaan Atas Pelanggaran Jaksa Agung Dalam Penyidikan Perkara Pelanggaran HAM yang Berat
Tgl terbit: Selasa, 15 Maret 2016
Kamis 11 Maret 2016, keluarga korban pelanggaran HAM berat masa lalu (Maria Katarina Sumarsih selaku ibunda almarhum BR Norma Irawan alias Wawan, Paian Siahaan ayahanda Ucok Munandar Siahaan, Ruyati Darwin selaku ibunda almarhum Eten Karyana) bersama KontraS dan IKOHI mengadukan Jaksa Agung ke Komisi Kejaksaan RI. Sesuai dengan tugas dan kewenangannya, Komisi Kejaksaan bertugas melakukan pengawasan, pemantauan dan penilaian terhadap kinerja dan perilaku Jaksa dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya yang diatur dalam peraturan perundang-undangan dan kode etik.


Previous 1 2 3 4 5 6 7 8 9 ... 11 Next All

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org