Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Cuma Bagi-bagi Sticker, Aktivis KontraS Ditangkap Polisi, Kok Gitu?



Sumber: Konfrontasi.com | Tgl terbit: Kamis, 10 Desember 2015

Cuma Bagi-bagi Sticker, Aktivis KontraS Ditangkap Polisi, Kok Gitu?

 

KONFRONTASI-Polisi menggelandang sejumlah aktifis dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) ke Polsek Menteng, Jakarta Pusat sore tadi, usai aksi singkat di Bundaran HI. Setelah itu, mereka ‘dipindah’ untuk diperiksa di Polres Jakarta Pusat.

Ditemui di Polres Jakarta Pusat, salah seorang yang digelandang, yakni Wakil Koordinator Bidang Strategi dan Mobilisasi KontraS, Puri Kencana Putri mengaku alasan penangkapan sangat tidak jelas.

Sebab pihak kepolisian, baik dari Polsek Menteng dan Polres Jakpus tidak memberi kejelasan atas penangkapan tersebut.

Awalnya, kata dia, polisi menangkap tangan. “Tapi saat kami tanya apa buktinya? Kami cuma bagi-bagi sticker. Nggak bawa narkotika, nggak bawa senjata tajam macem-macem. Akhirnya tidak jelas,” tutur dia dilansir Aktual.com, Kamis (10/12).

Sesudah itu, lanjut Putri, pihak Polsek Menteng memindahkan mereka ke Polres Jakpus. “Di sini pun sama, tidak jelas,”kata dia kesal.

Tutur Putri, polisi hanya mengatakan lakukan penangkapan karena KontraS melakukan aksi tanpa izin. Padahal, menurut dia, perizinan tidak diperlukan, cukup pemberitahuan.

“Jadi sekarang polisi standarnya udah harus pake perizinan. Dan itu menurut kami masalah. Karena, kita standarnya adalah pemberitahuan bukan perizinan. Izin boleh atau tidak itu bukan urusan polisi, karena itu bagian dari ekspresi publik untuk menyatakan pendapat,” imbuhnya.

Hal itu, ujar Puri, bersandarkan pada UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum. Di Pasal 10, disebutkan seseorang atau kelompok yang ingin penyampaikan pendapat di muka umum wajib memberitahukan secara tertulis. “Bukan harus mempunyai izin dari kepolisian,” ucap dia.

Diketahui, siang tadi KontraS melakukan aksi memperingati Hari HAM se-Dunia yang jatuh tanggal 10 Desember. Dalam aksinya itu, mereka memampang poster-poster dan juga membagikan sticker yang bertemakan tentang kebebasan berekspresi.[mr/aktual]

- See more at: http://konfrontasi.com/content/nasional/cuma-bagi-bagi-sticker-aktivis-kontras-ditangkap-polisi-kok-gitu#sthash.5D2R2IxL.dpuf


Kasus terkait Tragedi Mei 1998;:


Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 1,325 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org