Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
SIARAN PERS
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT

Tgl terbit: Jumat, 21 November 2014

Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT

 

Kepada Yth,
Kapolri
Jenderal Sutarman
Di
      Tempat

Dengan hormat,

Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan [KontraS] mendesak Kapolri untuk segera membongkar dan mengusut tuntas serta menghukum para pelaku dari anggota kepolisian yang terlibat dalam praktik tindak pidana perdagangan orang di wilayah hukum Polda NTT.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Brigadir Polisi Rudi Soik, seorang penyidik pada Direktorat Kriminal Khusus Polda NTT yang saat ini ditahan oleh Polda NTT karena dugaan melakukan penganiayaan terhadap Taufik Ismail, dalam pengaduannya baik kepada KontraS maupun kepada masyarakat melalui media TV dalam acara Mata Najwa (acara talkshow di Metro Tv), Rudi Soik menyampaikan bahwa praktik tindak pidana perdagangan orang di wilayah hukum Polda NTT sangat tinggi namun banyak kasus yang telah masuk dan ditangani oleh Polda NTT tidak pernah tuntas. Rudi juga menambahkan bahwa ada dugaan keterlibatan perwira di dalam tubuh Polda NTT yang bekerjasama dengan PJTKI (Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia Indonesia) dalam melakukan tindak kejahatan tersebut.

Lebih jauh lagi, terhadap tindakan penangkapan dan penahanan Brigadir Polisi Rudi Soik yang diduga melakukan penganiayaan tersebut haruslah dilakukan berdasarkan tindakan hukum yang proporsional terutama mengenai pengumpulan bukti-bukti atas tuduhan tersebut. Sebab jika itu tidak dilakukan maka penahanan terhadap Brigadir Polisi Rudi Soik hanya merupakan cara atau upaya dari Polda NTT untuk mengkriminalisasi Rudi Soik yang ingin membongkar praktik mafia perdagangan orang dalam tubuh polda NTT.

Terkait dengan hal tersebut diatas, KontraS mendesak Kapolri untuk:

Pertama, mengusut dan membongkar praktik mafia perdagangan orang di tubuh polda NTT dan menindak tegas melalui prosedur hukum kepada seluruh anggota yang terbukti terlibat; Kedua, meninjau ulang proses hukum terhadap Brigadir Polisi Rudi Soik yang diduga melakukan penganiyaan; Ketiga, Memberikan perlindungan hukum terhadap anggota khususnya Brigadir Polisi Rudi Soik yang telah berani membongkar praktik-praktik keterlibatan perwira di tubuh polisi yang bekerjasama dengan para pelaku kejahatan.

Demikian surat ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Jakarta, 21 November 2014
Badan Pekerja KontraS

Haris Azhar
Koordinator



Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 20,329 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org