Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
SIARAN PERS
Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Tgl terbit: Selasa, 23 Desember 2014

Hal : Surat Terbuka "Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait
Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

 

Kepada Yang Terhormat,
Bapak Hafid Abbas
Ketua Komnas HAM
Di –
Tempat

Dengan Hormat,
Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan [KontraS] menyayangkan lambannya proses pengungkapan peristiwa kekerasan yang terjadi di Paniai, Papua pada tanggal 08 Desember 2014, yang mengakibatkan 5 [lima]orang pelajarmeninggal dunia akibat luka tembak serta 17 [tujuh belas] orang lainnya mengalami luka – luka.

Lambannya proses pengungkapan peristiwa kekerasan yang terjadi di Paniai menunjukkan bahwa ada ketidakseriusan aparat penegak hukum dalam melakukan penindakan terhadap para pelaku kekerasan, yang hingga saat ini proses hukumnya belum jelas terkait para pelaku kekerasan dan penembakan terhadap warga sipil.

Berdasarkan informasi tambahan yang kami terima, kami menilai bahwa peristiwa yang terjadi pada tanggal 08 Desember 2014 di Paniai terhadap warga sipil telah telah memenuhi unsur kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan oleh negara melalui aparat gabungan TNI/POLRI berupa pembunuhan, serta penganiayaan yang dilakukan secara terencana, dimana peristiwa kekerasan dan penembakan yang mengakibakan meninggalnya warga sipil tidak terlepas dari adanya unsur pertanggung jawaban komando pada saat peristiwa tersebut. Selain itu, kami juga menilai bahwa telah terjadi pelanggaran terhadap hak – hak anak, hak – hak perempuan, hak atas rasa aman dan hak untuk hidup.

Merujuk pada hasil laporan investigasi sementara yang dikeluarkan oleh Komnas HAM, beberapa korban yang meninggal ditemukan jauh dari lokasi berkumpulnya massa. Selain itu ditemukan juga bahwa penembakan yang dilakukan juga diarahkan pada bagian – bagian tubuh yang mematikan

Berdasarkan hal tersebut, kami mendesak kepada Komnas HAM untuk segera membentuk tim penyelidikan terkait dengan dugaan peristiwa pelanggaran HAM sebagaimana yang diatur dalam Undang – Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM terhadap peristiwa yang terjadi di Paniai. Pembentukan tim penyelidikan ini penting dilakukan mengingat proses pengungkapan yang dilakukan oleh TNI/POLRI hingga saat ini telihat lamban dan terkesan tidak transparan dan akuntabel.

 

Demikian hal ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih
Jakarta, 23 Desember 2014
Badan Pekerja KontraS,

Haris Azhar
Koordinator



Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 30,319 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org