PERINGATAN SATU DEKADE KONTRAS
Kampanye
Human Loves Human
 
KASUS MUNIR
Munir
Monitoring persidangan, sampai perkembangan terkini.
[Klik di sini]
 
TRISAKTI,SEMANGGI I&II
TRISAKTI, SEMANGGI I & II
GERAKAN MAHASISWA 98 dan PASCA 98
[Klik disini]
 
TANJUNG PRIOK

PERISTIWA TANJUNG PRIOK
12 September 1984
[Klik di sini]
 
TALANGSARI
talangsari
Tragedi Talangsari
7 Februari 1989
[Klik di sini]
 
PENCULIKAN
penculikan aktivis orang hilang
"Kasus Penculikan Aktivis"
[ Klik disini ]

Cari
Sumber

HuriSearch

Anda Pengunjung ke:
10984980

KontraS.org | Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan
Dalam Berita
  pers
KontraS: SBY Jangan Remehkan Konflik Papua
Sumber: BERITASATU.COM Tanggal:18 Jun 2012

SBY harus segera melakukan evaluasi kinerja Polri dan TNI di Papua.

Menyusul terjadinya peningkatan kasus penembakan misterius di Papua selama enam bulan pertama tahun 2012 yang telah mencapai 17 kasus, Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk tidak menganggap remeh situasi di Papua.

Koordinator KontraS, Haris Azhar mengatakan bahwa SBY harus segera melakukan evaluasi kinerja Polri dan TNI di Papua, mengingat peran dan eksistensi mereka belum menjamin rasa aman dan memberikan perlindungan bagi warga sipil di Papua.

“Presiden harus memastikan agar Polri menggelar penyelidikan secara cepat, efektif dan independen dengan membuka ruang pengawasan eksternal yang transparan untuk memastikan pelaku penembakan misterius dibawa ke dalam proses hukum,” kata Haris, ketika dihubungi, hari ini.

KontraS mencatat bahwa dari 17 peristiwa penembakan yang terjadi antara Januari hingga Juni 2012 itu telah mengakibatkan setidaknya 7 warga sipil, satu jurnalis meninggal dan 10 orang mengalami luka kritis, termasuk warga negara asing asal Jerman, Dietmar Pieper, yang sedang berlibur di Jayapura bersama istrinya.

Haris menambahkan bahwa Presiden dan DPR perlu segera membentuk tim untuk audit penggunaan senjata dan peluru yang ada, terutama peluru-peluru yang digunakan dalam penembakan dan pembunuhan misterius di Papua.

Audit ini, kata Haris, perlu dilakukan untuk mendeteksi sejauh mana penyelundupan senjata masuk ke Papua, mengingat polisi dan berbagai pejabat negara kerap menuduh bahwa pelaku penembakan misterius itu adalah anggota gerakan separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM).

“Tuduhan-tuduhan itu menimbulkan pertanyaan dari mana OPM bisa mendapatkan senjata? Jawabannya harus dibuktikan dengan tindakan yang otentik bukan sekedar menuduh lagi,” ujar Haris.

 
   
BUKU


BANTUAN HUKUM MASIH SULIT DIAKSES


[download]


Index Buku terbitan kontraS
[Klik disini]
Buletin


PENCULIKAN AKTIVIS
[download]


[ Daftar buletin lengkap >> ]
HUKUMAN MATI
hukuman mati
Kampanye
Anti Hukuman Mati !!!
[Klik Disini]
POSO
hukuman mati
Pemantauan Kasus Pelanggaran HAM POSO
[Klik Disini]
ACEH
hukuman mati
Pemantauan HAM Di
Nagroe Aceh Darussalam
[Klik Disini]
AKSI DIAM KAMISAN
aksi diam kamisan
"Desakan Penuntasan Kasus Pelanggaran ham masa lalu"
[ Klik disini ]
UNDANG-UNDANG
INSTRUMEN HAM