| |
|
|
 |
| |
|
Kami tak Melupakan & Tak akan Melupakan Sudah sepatutnya kita belajar banyak dari pengalaman yang dilakukan oleh Las Madres
de la Plaza de Mayo, Argentina yang sempat bertandang ke Indonesia. Kedatangan
mereka dari seberang benua Amerika Latin nun jauh di sana adalah sebuah kehormatan
tersendiri yang bisa Kontras ungkapkan di sini. Lydia Taty Almeida dan Aurora Morea
yang berkunjung dengan misi membangun jalinan komunikasi dengan gerakan politik
korban di Indonesia, menghadirkan percikan nuansa, gelora, asa yang bergemuruh
dibatin masing-masing korban dan keluarga korban pelanggaran HAM masa lalu yang
sempat berjumpa dengan mereka.
download |
|
 |
| |
|
|
| |
|
|
 |
| |
|
KONGRES PEJUANG HAM: BERSAMA MERETAS IMPUNITAS Kongres Pejuang HAM 2009: Merebut Ruang Politik bagi Pemajuan Hak Asasi
Manusia; diharapkan bisa menjadi medium alternatif untuk menyatukan langkah
dan tujuan gerakan politik korban secara aktif untuk membangun sikap politik
strategis dalam Pemilu 2009. Namun di sisi yang lain timbul kekecewaan yang
begitu kuat ketika hakim memvonis bebas Muchdi Purwoprandjono atas dakwaan
pembunuhan berencana terhadap Munir, di akhir tahun 2008 lalu.
download |
|
 |
| |
|
|
| |
|
|
 |
| |
|
BERITA KONTRAS EDISI MARET - APRIL 2008 Sepuluh tahun sudah, Kontras berjalan bersama dengan masyarakat untuk menyerukan penolakan terhadap Kekerasan dan menjaga,menjunjung tinggi kemanusiaan. Dan pada tanggal 20 Maret 2008, dalam peringatan satu dekade ini, Kontras mengusung tema ”Human Loves Human” Menolak Kekerasan dan Merawat Kemanusiaan. download |
|
 |
| |
|
|
| |
|
|
 |
| |
|
BERITA KONTRAS EDISI JANUARI - FEBRUARI 2008 Memasuki tahun 2008, berita meninggalnya mantan Presiden kedua RI, Soeharto, menjadi sebuah catatan panjang yang kami kupas menjadi berita utama. Diusianya yang sudah senja, Soeharto (86 thn), wafat dengan membawa segudang kasus pelanggaran hukum dan kasus pelanggaran hak asasi manusia yang belum sempat ia pertanggungjawaban. download |
|
 |
| |
|
|
| |
|
|
 |
| |
|
BERITA KONTRAS EDISI NOVEMBER - DESEMBER TAHUN 2007 Di akhir tahun 2007, buletin Kontras mengangkat tema tentang kedatangan utusan khusus PBB untuk persoalan penyiksaan. Kedatangan Prof. Manfred Nowak, Kedatangan Nowak dimaksudkan untuk membantu menghapuskan berbagai bentuk penyiksaan yang masih terjadi di Indonesia. hal tersebut dibahas dalam berita utama edisi kali ini
download |
|
 |
| |
|
|
| |
|
|
 |
| |
|
BERITA KONTRAS EDISI SEP-OKT 2007 Di akhir Agustus lalu (28/08), Mahkamah Agung memenangkan gugatan Soeharto
terhadap majalah Time Asia yang menulis laporan berjudul “Suharto Inc.” Sebelumnya
Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi telah membatalkan gugatan tersebut.
Keputusan MA memenangkan gugatan ini menambah panjang daftar MA sebagai mesin
cuci kekuasaan. Laporan ini kami kupas secara mendalam dalam rubrik berita utama
kali ini. download |
|
 |
| |
|
|
| |
|
|
 |
| |
|
BERITA KONTRAS EDISI JULI-AGUSTUS 2007 Tercatat puluhan ribu orang hilang dari tahun 1965 sampai tahun 1998.
ironisnya tak satupun kasus-kasus penghilangan orang secara paksa itu
diselesaikan secara hukum. Selama puluhan tahun negara menerapkan
kebijakan represif lewat penghilangan paksa, terhadap siapapun yang
dianggap lawan atau setidaknya negara membiarkan praktek keji itu
berlangsung tanpa pertanggungjawaban. download |
|
 |
| |
|
|
| |
|
|
 |
| |
|
BERITA KONTRAS EDISI MEI-JUNI 2007 Kekerasan kembali terjadi, korbannya warga kebanyakan dan pelakunya aparat TNI.
Berita seperti ini seakan tak asing kita dengar. Namun, bila kekerasan itu berakhir
dengan tercabut empat nyawa warga yang tak bersenjata, yang hanya terbiasa
mengayuh pacul dilahan subur, atau ibu dan anak yang tengah berdekapan. Tentu
peristiwa itu akan menjadi sorotan masyarakat, sebagai tragedi kemanusiaan. Tragedi
Alastlogo, Pasuruan (30/05)
download |
|
 |
| |
|
|
| |
|
|
 |
| |
|
BERITA KONTRAS EDISI MAR-APR 2007
Di pertengahan Maret lalu, DPR RI menolak membawa peristiwa Trisakti, Semanggi I
dan kasus Semanggi II yang terjadi tahun 1998-1999 ke rapat paripurna. Alasan
penolakan ini ialah DPR periode 2004-2009 tidak mau melakukan perubahan terhadap
putusan DPR periode sebelumnya yang menyatakan bahwa tidak ada pelanggaran
berat HAM pada peristiwa diatas.
Keputusan ini jelas sangat mengecewakan dan
menggambarkan watak para wakil rakyat kita yang tidak menganggap penting ada
pembunuhan dan kekerasan lainnya yang dialami oleh warga bangsa yang dilakukan
negara. Bila kejahatan kemanusiaan tidak lagi dianggap sebagai bagian penting dari
persoalan bangsa ini, maka sama saja para wakil rakyat itu mengamini terjadi
kekerasan negara.
download |
|
 |
| |
|
|
| |
|
|
 |
| |
|
BERITA KONTRAS EDISI JAN-FEB 2007 Memasuki tahun 2007, kita seakan tak pernah berhenti "menangis". Ada begitu banyak
pekerjaan rumah terhadap perjuangan kita, khususnya terhadap pejuangan kasus-kasus pelanggaran berat hak-hak asasi manusia, yang tak jua tertuntaskan. <br>Kita pun kembali terhenyak karena di Januari lalu tepatnya tanggal 22 Januari, Poso kembali berdarah. Peristiwa tragis ini telah menelan korban sebanyak 13 orang. Sebelumnya, pada (11/1) penyerangan yang dilakukan oleh aparat dengan dalih ‘mengejar’ Daftar Pencarian Orang (DPO), telah menewaskan dua orang.
download |
|
 |
| |
|
|
| |
1 2 3 4 5 |
|