PERINGATAN SATU DEKADE KONTRAS
Kampanye
Human Loves Human
 
KASUS MUNIR
Munir
Monitoring persidangan, sampai perkembangan terkini.
[Klik di sini]
 
TRISAKTI,SEMANGGI I&II
TRISAKTI, SEMANGGI I & II
GERAKAN MAHASISWA 98 dan PASCA 98
[Klik disini]
 
TANJUNG PRIOK

PERISTIWA TANJUNG PRIOK
12 September 1984
[Klik di sini]
 
TALANGSARI
talangsari
Tragedi Talangsari
7 Februari 1989
[Klik di sini]
 
PENCULIKAN
penculikan aktivis orang hilang
"Kasus Penculikan Aktivis"
[ Klik disini ]

Cari
Sumber

HuriSearch

Anda Pengunjung ke:
9910550

Siaran Pers
   
 
[ dilihat 1730 kali ]

Peringatan 12 Tahun Semanggi I
12 Tahun Tanpa Keadilan; Berjuang Melawan Lupa

Dua belas Tahun yang lalu tepatnya 11-13 November 1998 adalah hari yang kelam bagi sejarah republik ini. Di hari itu ABRI dan POLRI kembali melakukan kekerasan terhadap mahasiswa yang melakukan demonstrasi menolak digelarnya Sidang Istimewa Majelis Permusyawaratan Rakyat (SI MPR), karena Sidang tersebut merupakan kepanjangan tangan dari rezim Orde Baru.

Serangan dan tindakan represif yang dilakukan ABRI dan POLRI terhadap mahasiswa mengakibatkan jatuhnya banyak korban, baik luka-luka maupun meninggal karena peluru tajam. Peristiwa ini dikenal dengan nama Semanggi I. Korban meninggal dalam peristiwa ini adalah;  B.R. Norma Irmawan (mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Atma Jaya), Engkus Kusnadi (Universitas Jakarta), Teddy Mardani (Institut Teknologi Indonesia), Sigit Prasetyo (YAI), Heru Sudibyo (Universitas Terbuka), Muzammil Joko (Universitas Indonesia), Lukman Firdaus (pelajar SMA) dan 10 orang masyarakat.

Atas desakan keluarga korban bersama dengan mahasiswa dan sejumlah kelompok masyrakat sipil, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas-HAM) membentuk Komite Penyelidik Pelanggaran (KPP) HAM untuk kasus Trisakti, Semanggi I dan Semanggi II. Hasilnya pada 2002 KPP HAM menemukan adanya dugaan pelanggaran HAM yang berat pada kasus tersebut. Pada 29 April 2002 Komnas HAM menyerahkan berkas tersebut kepada Jaksa Agung untuk ditindaklanjuti ke tahap penyidikan. Sesuai dengan UU No 26 tahun 2000 Komnas HAM sebagai lembaga penyelidik dan Jaksa Agung sebagai penyidik dan penuntut dalam perkara pelanggaran HAM yang berat.

Hingga saat ini hasil penyelidikan tersebut belum ditindaklanjuti Jaksa Agung, yang terjadi adalah bolak balik pengembalian berkas antara Jaksa Agung dan Komnas HAM. terahir, pada 28 Maret 2008 Jaksa Agung mengembalikan berkas ini kepada Komnas HAM dan pada 28 April 2008 Komnas HAM mengembalikan kembali kepada Jaksa Agung.

Situasi ini membuat ketidakpastian hukum bagi keluarga korban dan ketidakadilan bagi penegakan hukum. Semestinya Jaksa Agung segera menindaklanjuti hasil penyelidikan Komnas HAM dengan melengkapi bukti-bukti yang dianggap kurang, bukan justru mengembalikan berkas penyelidikan kepada Komnas HAM.

Ketidapastian hukum seharusnya dapat segera dihentikan apabila Jaksa Agung memberikan perhatian dan komitmen yang sungguh-sungguh atas kasus ini. ke depan, dibutuhkan Jaksa Agung baru yang dapat mengambil tindakan atas persoalan ini. Selain itu dukungan politik dari DPR dan Presiden adalah hal mutlak untuk penyelesaian kasus ini.

Atas hal tersebut kami mendesak kepada :

1. Presiden Republik Indonesia harus segera memilih dan melantik Jaksa Agung yang baru yang bervisi, berani dan memiliki integritas serta memiliki komitmen dalam penegakan hukum dan HAM

2. Mendesak Jaksa Agung agar segera melakukan penyidikan terhadap kasus Semanggi I, Trisakti dan Semanggi II

3. Mendesak DPR-RI untuk mendorong penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM dengan memerintahkan Jaksa Agung yang baru untuk melakukan penyidikan terhadap kasus Trisakti, Semanggi I dan II, Kasus Mei 1998, Kasus Penculikan dan Penghilangan Orang Secara Paksa 1997-1998, Talangsari, Lampung 1989 dan Wasior-Wamena, Papua 2001-2003.

 

Jakarta, 11 November 2010
Front Aksi Mahasiswa Semanggi (FAMSI), Senat Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya, Senat Fakultas Ekonomi Universitas Atma Jaya, Viaduct, HAMmurabi, Kompak, LS-ADI, BEM Adab dan Humaniora UIN, GMS UNAS, Gerakan Melawan Amnesia Sejarah (GEMAS), Jaringan Solidaritas Korban untuk keadilan (JSKK), Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Bandung Melawan



 
  Bookmark and Share  
 
 
 
BERIKAN KOMENTAR ANDA
Komentar yang diberikan adalah sepenuhnya tanggungjawab pemberi komentar.
Nama
 IP: 23.23.28.23
Komentar
email
 
 
   
Peringatan 12 Tahun Semanggi I<br> 12 Tahun Tanpa Keadilan; Berjuang Melawan Lupa
BUKU


BANTUAN HUKUM MASIH SULIT DIAKSES


[download]


Index Buku terbitan kontraS
[Klik disini]
Buletin


PENCULIKAN AKTIVIS
[download]


[ Daftar buletin lengkap >> ]
HUKUMAN MATI
hukuman mati
Kampanye
Anti Hukuman Mati !!!
[Klik Disini]
POSO
hukuman mati
Pemantauan Kasus Pelanggaran HAM POSO
[Klik Disini]
ACEH
hukuman mati
Pemantauan HAM Di
Nagroe Aceh Darussalam
[Klik Disini]
AKSI DIAM KAMISAN
aksi diam kamisan
"Desakan Penuntasan Kasus Pelanggaran ham masa lalu"
[ Klik disini ]
UNDANG-UNDANG
INSTRUMEN HAM