 [ dilihat 392 kali ] Pernyataan Sikap Koalisi Masyarakat Sipil untuk Burma
Marty Natalegawa harus bertanggung jawab
Sehubungan dengan hasil kunjungan Menteri Luar Negri Marty Natalegawa ke Burma pada tanggal 28-30 Oktober 2011 yang menyatakan bahwa Republik Indonesia mendukung Mnyanmar untuk menjadikan Sebagai Ketua ASEAN Priode yang akan datang.
Bahwa tindakan Junta Militer Burma terhadap masyarakat mereka sendiri yang sama sekali tidak mengindahkan nilai-nilai kemanusiaan dan penghormatan terhadap prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia.Junta Militer juga secara sepihak tidak mengakui hasil Pemilihan Umum yang dimenangkan lebih dari 82% oleh Liga Nasional Demokratik pimpinan Aung San Suu Kyi.Tindakan brutal Junta Militer juga berlanjut saat membubarkan demonstrasi pada tahun 1988,2007, dimana ratusan demonstran termasuk para bikhsu di bunuh secara keji, bahkan salah seorang wartawan internasional di bunuh oleh militer Burma. Diskriminasi, perkosaan massif terhadap perempuan dan pembantaian etnik minoritas, pemenjaraan ribuan tahanan politik termasuk Aung San Suu Kyi yang tidak melalui proses peradilan, eksekusi mati terhadap lawan-lawan politik Junta, menambah deret panjang prilaku tidak manusiawi rezim Junta Militer Burma.
Sebagai bangsa Indonesia yang secara konstitusional mengakui hak-hak asasi manusia. Dengan ini Kami Koalisi Masyarakat Sipil untuk Burma menyatakan bahwa ;
kekecewaan yang sangat mendalam atas dukungan dan pernyataan meteri Luar Menteri Luar Negri Marty Natalegawa. Setiap upaya dukungan yang dilakukan oleh pemerintah adalah pengkhianatan terhadap konstitusi Republik Indonesia
Bhawa upaya dukungan terhadap Rezim Junta Militer Burma yang jelas-jelas tidak mengindahkan harkat dan martabat manusia untuk memimpin ASEAN! Dukungan tersebut jelas melecehkan konstitusi dan dasar pendirian Republik Indonesia sebagai bangsa dan negara yang bermartabat.
Dengan tegas, meminta Pemerintah Republik Indonesia untuk menganulir dukungan untuk menjadikan Burma sebagai Ketua ASEAN pada priode yang akan datang, Sampai adanya pembebasan segera semua tahanan dan genjatan senjata nasional dan sampai adanya reformasi demokrasi yang menyeluruh.
Jakarta, 16 November 2011
Koalisi Masyarakat Civil Indonesia untuk Burma; Solidarity Indonesia for Asean Peoples (SIAP), Kontras
Kontak: Dedi (SIAP) :0818700322, Kontras: Chris biantoro ; 081319070436
|