PERINGATAN SATU DEKADE KONTRAS
Kampanye
Human Loves Human
 
KASUS MUNIR
Munir
Monitoring persidangan, sampai perkembangan terkini.
[Klik di sini]
 
TRISAKTI,SEMANGGI I&II
TRISAKTI, SEMANGGI I & II
GERAKAN MAHASISWA 98 dan PASCA 98
[Klik disini]
 
TANJUNG PRIOK

PERISTIWA TANJUNG PRIOK
12 September 1984
[Klik di sini]
 
TALANGSARI
talangsari
Tragedi Talangsari
7 Februari 1989
[Klik di sini]
 
PENCULIKAN
penculikan aktivis orang hilang
"Kasus Penculikan Aktivis"
[ Klik disini ]

Cari
Sumber

HuriSearch

Anda Pengunjung ke:
8594248

Siaran Pers
   
 
[ dilihat 1776 kali ]

Proses Seleksi Calon Hakim Agung
STANDAR PENILAIAN KY DIRAGUKAN

Setelah melakukan proses seleksi yang panjang dan memakan biaya sekitar Rp 2 miliar, Komisi Yudisal (KY) akhimya meloloskan 6 nama calon Hakim Agung yang telah yang diajukan ke DPR RI pada Senin, 6 November lalu. Namun yang sangat disayangkan, temyata KY masih meloloskan calon-calon yang secara kualitas, integritas, dan visi dan misi dalam melakukan reformasi di MA masih diragukan.

Kondisi demikian menunjukkan bahwa standar penilaian yang dilakukan oleh KY menjadi patut dipertanyakan. Masih lolosnya calon-calon yang antara lain berstatus tersangka korupsi, menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi, menerima dana muspida, dan melakukan perbuatan tercela menunjukkan bahwa KY menerapkan standar yang rendah untuk menilai integritas seorang calon. Hal lain juga menunjukkan bahwa KY telah bersikap kompromis terhadap tidak berintegritasnya dan tidak bermartabatnya seorang calon.

Untuk memilih hakim yang benar-benar agung maka penilaian mengenai integritas dari calon haruslah menjadi prioritas utama. Karena yang dibutuhkan untuk melakukan perubahan MA termasuk membersihkan mafia peradilan saat ini adalah hakim agung yang tidak memiliki cacat dari sisi integritas. Bagaimana mungkin bisa berharap agar calon hakim agung mampu melakukan perubahan di MA jika dari sisi integritasnya sendiri diragukan.

Tidak hanya dari soal integritas, patut juga dipertanyakan mengenai standar penilaian KY terhadap kualitas dari calon. Dari hasil proses seleksi wawancara yang dilakukan oleh KY juga terlihat bahwa sebagian besar dari calon memiliki persoalan secara kualitas. Sebagian besar calon hakim agung temyata tidak cukup menguasai secara baik mengenai teori dan atau praktek hukum. Namun lagi-Iagi kelemahan ini tetap ditolerir oleh KY dan selanjutnya meloloskan para calon.

Bagimana mungkin orang-orang tersebut diharapkan mampu memberikan putusan yang berkualitas jika orang tersebut tidak memillik kualitas. Sebab putusan pengadilan yang berkualitas hanya lahir dari seorang hakim yang berkualitas.

Oleh karena itu, maka kami mendesak pada:

Komisi Yudisial

  • melakukan evaluasi dan memperbaik proses seleksi calon hakim agung dengan menetapkan standar penilaian yang tinggi khususnya terhadap aspek integritas, kualitas, profesionalitas seorang calon hakim agung.

DPR RI khususnya Komis III DPR RI

  • Secara aktif melakukan investigasi terhadap calon hakim agung yang diajukan oleh Komisi Yudisial dan mendorong masyarakat untuk aktif memberikan masukan mengenai track record calon.
  • Menerapkan standar penilaian yang tinggi dan hanya memilih calon hakim agung yang benar-benar bersih, berintegritas, berkualitas, profesional, serta memiliki visi dan misi melakukan reformasi di MA.



Jakarta, 10 November 2006

1. Danang Widoyoko (ICW)
2. Usman Hamid (Kontras )
3. Asfinawati (LBH Jakarta)
4. Firmansyah Arifin (KRHN)
5. Afridal Darmi (LBH Aceh)
6. Nurkholis (LBH Palembang)
7. Alvon Kumia Palma (LBH Padang)
8. Abdul Muthalib (LBH Makassar)
9. Tandiono Bawor (LBH Semarang)
10. M. Sidik (Dekan FH Universitas Muhamaddiyah Malang)
11. Pujiono (Pengajar FH Universitas Diponegoro)
12. M. Zaidun (dewan pembina YLBHI)
13. Tabrani Abi (YLBHI)
 
  Bookmark and Share  
 
 
 
BERIKAN KOMENTAR ANDA
Komentar yang diberikan adalah sepenuhnya tanggungjawab pemberi komentar.
Nama
 IP: 174.129.80.166
Komentar
email
 
 
   
Proses Seleksi Calon Hakim Agung : STANDAR PENILAIAN KY DIRAGUKAN
BUKU


Laporan Penilaian Pelaksanaan Akses Informasi Publik di 5 Komisi Negara


[download]


Index Buku terbitan kontraS
[Klik disini]
Buletin


TrendHam Maret - April 2013
[download]


[ Daftar buletin lengkap >> ]
HUKUMAN MATI
hukuman mati
Kampanye
Anti Hukuman Mati !!!
[Klik Disini]
POSO
hukuman mati
Pemantauan Kasus Pelanggaran HAM POSO
[Klik Disini]
ACEH
hukuman mati
Pemantauan HAM Di
Nagroe Aceh Darussalam
[Klik Disini]
AKSI DIAM KAMISAN
aksi diam kamisan
"Desakan Penuntasan Kasus Pelanggaran ham masa lalu"
[ Klik disini ]
UNDANG-UNDANG
INSTRUMEN HAM