10 Jul 2010Diskusk Publik
PERAN STRATEGIS MASYARAKAT SIPIL DALAM MENDORONG DAN MENGAWAL IMPLEMENTASI UU KETERBUKAAN INFORMASI PUBILIK
DI TUBUH POLRI UNTUK MEWUJUDKAN POLISI YANG
AKUNTABEL, TRANSPARAN DAN REFORMIS
Memperingati Hari Bhayangkara Polri ke-64, KontraS, KontraS Sumatera Utara, Polda Sumatera Utara yang didukung Yayasan Tifa menyelenggarakan diskusi publik bertajuk Peran Strategis Masyarakat Sipil dalam Mendorong dan Mengawal Implementasi UU Keterbukaan Informasi Publik di Tubuh Polri untuk Mewujudkan Polisi yang Akuntabel, Transparan dan Reformis di Aula Mapolda Sumatera Utara, 10 Juli 2010. [detail]
06 Jul 2010'Justice Cup'
Pertandingan Melawan Impunitas dan Kealpaa
'Gooolll! Sorak-sorai seribu pasang mata menggema di stadion Gelora Asmara ini ketika Munir kembali menyerang dengan menggocek bola dengan lincahnya melewati Prabowo dan Sjafrie.'
Begitulah, riuhnya dua orang komentator yang saling bersahutan memberikan ulasan kemenangan tim Pembela HAM pada pertandingan 'Human Rights Championship - Justice Cup' yang berakhir tipis 10-9 untuk Tim Pembela HAM [detail]
24 Mar 2010Perayaan Dua Belas Tahun KontraS
Perayaan Dua Belas Tahun KontraS digelar pada Rabu (24/3), di Gedung Dhanapala Departemen Keuangan, Jakarta. Acara yang mengambil tema khusus “Politik Kewargaan: Sebuah Harapan Kemanusiaan Indonesia” ini dipilih sebagai tema strategis KontraS tahun ini. Pengalaman KontraS mendampingi korban pelanggaran HAM dan ikut mengadvokasi berbagai kasus bercorak pelanggaran HAM lainnya membuktikan bahwa ruang artikulasi politik kewargaan kita kerap kali harus berhadapan dengan kepentingan politik negara di jalur yang cenderung bersitegang. Tema ini kemudian disisipkan dalam Kuliah HAM yang dibawakan oleh Dr. Fransisco Budi Hardiman dan Dra. Niniek L. Karim, M.Si. [detail]
19 Feb 2010Mencari Mereka yang Masih Hilang di Markas Baret Merah
"... apapun kondisi mereka, apakah masih hidup ataupun sudah meninggal kembalikanlah kepada kami agar mereka bisa kembali pulang bersama - sama kami. Kami kesini juga membawa bingkisan berupa sabun, handuk, rokok dan lain - lain sebagaimana layaknya menjenguk orang yang ditahan, selanjutnya barang - barang ini akan kita titipkan ke anggota kopassus untuk disampaikan kepada keluarga kita yang masih hilang hingga hari ini." [detail]
|