Korban Tandjungpriok Tuntut Kompensasi Rp 20 Miliar

JAKARTA–MIOL: Korban peristiwa Tanjungpriok didampingi Koordinator Badan Pekerja Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Usman Hamid, menuntut kompensasi sebesar Rp20 miliar kepada para terdakwa peristiwa tersebut.

Mereka diterima oleh Direktur HAM pada Jampidsus, Kejaksaan Agung, I Ketut Murtika, di Jakarta, Jumat.

Pada pertemuan tersebut, mereka minta Jaksa Agung untuk segera menjalankan tanggung jawabnya dalam melaksanakan pemberian kompensasi para korban peristiwa Tanjungpriok sebagai tindak lanjut dari putusan majelis hakim pengadilan HAM ad hoc dalam berkas perkara terdakwa Rudofl Butar-butar mantan Komandan Kodim 0502 Jakarta Utara.

Para korban diwakili Kontras memasukan tuntutan para korban ke dalam tuntutan jaksa penuntut umum berupa kerugian materil maupun imateril serta permintaan maaf secara terbuka dan rehabilitasi dari negara lewat penetapan secara legal formal.

Menurut Kontras, berkas kompensasi yang telah berhasil disusun selanjutnya akan ditujukan kepada Jaksa Agung guna melengkapi proses penuntutan hukum atas tiga berkas lainnya dalam perkara pelanggaran HAM berat Tanjung Priok yang menjadi tanggung jawab Jaksa Agung selaku penuntut umum.

Ke-15 orang yang menuntut tersebut antara lain Bachtiar Johan yang menuntut Rp600 juta, Amir Bikir menuntut Rp2,0 miliar, Husein Safe Rp10 miliar, Abdul Basyir Rp1,4 miliar dan Syaiful Hadi Rp1,9 miliar.

Menurut I Ketut Murtika, tuntutan tersebut akan disampaikan kepada Jaksa Agung. (Ant/O-1)