21 Nov 2005
Polri Segera Membongkar Jaringan Tim Bunga Poso
Kami menyambut baik proses investigasi Polri yang mengidentifikasi adanya kelompok terorganisir dari Jakarta dibalik aksi teror Poso dan Palu. Langkah ini penting agar tindakan konkrit untuk dapat membatasi dan menindak aktor utamanya ke meja hijau.
05 Okt 2005
TNI Masih Kebal Hukum
Setiap tahun, tanggal 5 Oktober selalu diperingati sebagai hari lahimya ABRI (kini TNI). Da1am setiap tahun itu pula, ref1eksi dan evaluasi atas pertumbuhan dirinya amat penting untuk dilakukan. Bukan hanya oleh TNI sendiri, tapi juga oleh otoritas sipil dan kalangan masyarakat sipil yang telah mendorong ABRI untuk direformasi paska Mei 1998.
28 Sep 2005
Konvensi Perlindungan Semua Orang Dari Penghilangan Paksa
KontraS dan organisasi korban orang hilang dari Asia dan Amerika Latin mengikuti pembahasan draft instrumen perlindungan orang hilang, 12 s/d 23 September 2005, di Jenewa. Pembahasan difasilitasi oleh Ambassador Bernard Kessedjian, Ketua Kelompok Kerja PBB untuk Penghilangan Paksa ( United Nations on Enforced Disappearance -UNWGEID), dihadiri sekitar 150 negara dari Amerika Latin, Eropa, Afrika, hingga Asia. Delegasi KontraS juga bertemu Makarim Wibisono, Indonesian Ambassador untuk PBB yang juga ketua sidang ke-61 Komisi HAM PBB.
01 Jul 2005
KOMNAS HAM Harus Melakukan Terobosan-Terobosan Untuk Mengungkap Kasus Penghilangan PALKSA 97/98
Pada hari Jumat, 1 Juli 2005, keluarga korban dan masyarakat berharap agar para jenderal yang diduga terlibat dalam kasus penghilangan orang secara paksa tahun 1997-1998 datang memenuhi panggilan ketiga (panggilan terakhir) Komnas HAM. Mereka dipanggil untuk memberikan keterangan seputar keterlibatan dan pengetahuan mereka dalam kasus yang menyisakan 14 orang tidak diketahui keberadaannya.
15 Apr 2005
Komitmen Setengah Hati Pemerintah Untuk Reformasi TNI
Kami dari Solidaritas Korban Pelanggaran HAM mempertanyakan pergantian sejumlah pejabat esselon I di lingkungan Departemen Pertahanan. Pengisian jabatan starategis di Dephan yang meempromosikan TNI aktif bertentangan dengan nilai reformasi TNI. Apalagi tanpa dilakukan pensiunan dini atau pengunduran diri dari dinas kemiliteran TNi.
14 Apr 2005
Mempertanyakan Komitmen Pemerintah untuk Reformasi TNI
Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mempertanyakan
pergantian sejumlah pejabat eselon I di lingkungan Departemen Pertahanan. Pengisian
jabatan strategis di Dephan yang mempromosikan TNI aktif bertentangan dengan
nilai reformasi TNI. Apalagi tanpa dilakukan pensiunan dini atau pengunduran
diri dari dinas kemiliteran TNI.
08 Apr 2005
Markas Kopassus di Cijantung Harus Segera Diinspeksi Tim Penyelidikan Komnas HAM
Tim Penyelidikan Penghilangan Orang Secara Paksa Peristiwa Kerusuhan Mei 1998
dan Penculikan Aktifis oleh Tim Mawar yang dibentuk Komnas HAM sudah hampir
tiga bulan bekerja. Namun, Tim Penyelidikan tersebut belum menghasilkan kerja
yang memuaskan. Desakan-desakan yang kami berikan agar Tim melakukan inspeksi
dan penyelidikan ke tempat-tempat penyekapan dan penyiksaan sampai saat ini
tidak pernah dilakukan.
04 Apr 2005
Mendesak Pemerintah RI Upayakan Pembebasan 3 WNI DI Filipina
Keluarga Erikson Hutagaol didampingi KontraS dan PBHI menyayangkan sikap pemerintah RI yang belum mengupayakan pembebasan 3 WNI yang sejak 30 Maret 2005 di sandera oleh kelompok bersenjata di Filipina. Kami mencemaskan keselamatan ketiga sandera yang hingga kini tak jelas nasib dan keberadaannya. Pihak keluarga sendiri kehilangan kontak sejak sebelum dan setelah disandera pada 30 Maret 2005.
24 Mar 2005
Wujudkan Keadilan, Kembalikan Keluarga Kami
Pada hari ini, Kamis, 24 Maret 2005, kami korban dan keluarga korban penghilangan paksa pada peristiwa kerusuhan Mei 1998 dan penculikan aktifis oleh Tim Mawar yang pada tanggal 22 samapi 24 Maret 2005 mengadakan lokakarya di Ciawi Bogor, menanggapi pembentukan Tim Penyelidikan oleh KOMNAS HAM atas kasus tersebut menyatakan hal-hal sebagai berikut:
03 Jan 2005
Refleksi dan Proyeksi 2004-2005
Dari Tahun KEGELAPAN dan KRISIS Kemanusiaan-HAM
Menuju Tahun Membangun Persaudaraan Umat Manusia
Dari hasil refleksi akhir tahun 2004, Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) ingin menyatakan kondisi penegakan HAM sepanjang tahun 2004 sebagai tahun yang gelap bagi penegakan HAM. Berbagai upaya memperjuangkan HAM menemui kebuntuan, bahkan bergerak mundur. Rendahnya kehendak politik negara dan kepentingan elit kuasa, memukul balik harapan korban akan keadilan. Pada triwulan keempat 2004, kebuntuan ini menemui harapan baru karena Pilpres 2004. Itupun masih harus diuji hingga tahun 2005, mengingat beban negara yang kini terasa berat.
...